Anda Berada di halaman : Berita » Peresmian Gedung LP2KS Indonesia,Prof Dr Syawal Gultom: LP2KS butuh dukungan seluruh pihak
 

Layanan Utama

Berita Foto

<a href='http://lppks.org/berita_foto/85'>Jum'at Sehat LPPKS "/> <a href='http://lppks.org/berita_foto/86'>Diklat Calon Kepala Sekolah In 1 (Sahid Jaya Solo)</a> <a href='http://lppks.org/berita_foto/87'>LPPKS Appreciation 2013</a>
Prev Next

Polling

Bagaimana pendapat anda dengan diberlakukannya kurikulum 2013 sebagai sarana perubahan pendidikan yang lebih baik di indonesia ?




Peresmian Gedung LP2KS Indonesia,Prof Dr Syawal Gultom: LP2KS butuh dukungan seluruh pihak
Kategori : LPPKS News Oleh : administrator Ditulis : Senin, 11 Juni 2012 Hits : 1435

Kepala Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan & Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMPK & PMP), Prof Dr Syawal Gultom MPd, menandai peresmian gedung Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS) Indonesia yang beralamat di Jatikuwung, Gondangrejo, Karanganyar, dengan pemukulan gong beberapa kali. Dalam kesempatan tersebut dia juga meminta seluruh pihak untuk mendukung program peningkatan mutu kepala sekolah. 

Menurutnya, kepala sekolah yang memiliki kecakapan manajerial, berjiwa wirausaha dan keterampilan merupakan modal utama tatkala mereka menjadi pucuk pimpinan sekolah. Mereka tidak hanya bisa memberikan nasehat “jadilah guru yang baik” tanpa ada teladan bagaimana konkretnya menjadi guru yang baik. Dia mengatakan, tepat atau tidaknya penyajian pembelajaran hanya dapat diketahui kepala sekolah apabila mereka memiliki kemampuan supervisi atau pengawasan utama di dalam kelas. “Bukan zamannya lagi kepala sekolah menasehati guru mereka dengan kata-kata, sedangkan kepala sekolah itu sendiri tak bisa mencontohkannya,” jelas dia saat pada acara peresmian gedung Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS) Indonesia, Jumat (1/6) lalu.
Dihadapan seratusan peserta yang di antaranya Bupati/walikota penerima LP2KS Appreciations, Bupati Purbalingga, Heru Sudjatmoko, Bupati Karanganyar, Rina Iriani, perwakilan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dan sejumlah pejabat di lingkungan LP2KS Indonesia, Syawal juga meminta seluruh pihak untuk mendukung peningkatan mutu kepala sekolah. Pasalnya, adanya kebijakan otonomi daerah penerapan Permendiknas seolah-olah menjadi “tidak wajib”. “Sebenarnya penerapan Permendiknas No 28/2010 melindungi kepala sekolah itu sendiri, daerah pun tak lagi asal tunjuk kepala sekolah. Kami melalui LP2KS Indonesia, sudah memiliki konsep yang matang untuk menjadikan kepala sekolah yang bermutu,” jelasnya.
Lebih lanjut , Kepala LP2KS Indonesia, Prof Dr Siswandari MStats, dalam sambutanya menyatakan, LP2KS menyikapi keberagaman kebijakan daerah dengan upaya koordinasi pada semua pihak. Harapannya ada harmonisasi terhadap langkah cita-cita untuk melahirkan kepala sekolah yang amanah, berjiwa wirausaha dan profesional benar-benar terwujud. “Pemerintah melalui Permendiknas No 6/2009 mengamanahkan kepada LP2KS Indonesia untuk melaksanakan penyiapan, pengembangan dan pemberdayaan kepala sekolah. Amanah ini hanya dapat dilaksanakan apabila ada dukungan dari seluruh stakeholders internal dan eksternal,” tegas dia. (Dina)